Pikiranku sedikit mendongak kebelakang.. Mencoba sebentar saja tak menatap hari ini yang terasa sangat realistis..

Memandang seberkas kisah tentang kebersamaan, rivalitas, egoistis dan egosentrisme. Yang kalau dibaurkan pasti menjadi persahabatan yang indah..

Dimulai dari melewati sebuah universitas kecil dan sekolah2 yang saling berdampingan. lalu melangkah sedikit, terlihatlah sawah2 yang membentang sangat luas.. Ya, kepuh. Daerah terpelajar yang indah bukan main. Satu belokan lagi ke kanan, ada deretan rumah2 yang berdiri sok megah, sebuah masjid dan pos satpam berdiri di deret paling depan. Bagai pemimpin deretan rumah para elit kepuh itu.

Hingga pada akhirnya berdirilah aku di depan rumah bercat biru dan berpagar hitam.. Rumah yang terasa paling megah di antara rumah2 lainnya, namun terlihat sangat tak nyaman dari luar. Wajar saja, rumah itu nampak seperti manusia tongos yang bergigi cuil2 sedang menguap. Berdaya arsitektur tinggi memang, tapi jelek sekali..

Dulu di dalam rumah itu ada 8 anak muda tukang mengacau, 2 orang tukang suruh kurang ajar, dan… satu orang guru yang teraniaya. Haha..

8 anak muda itu terdiri dari 2 org cewe'(rara n usy), lalu 6 orang cowo'(tunggul, vandem, airis n aku sendiri, lalu rangga dan soni yang datang paling akhir). Mereka mengaku PKL(praktek kerja lapangan) di tempat itu, tapi lebih tepat disebut main2 atau liburan sekolah penuh selama setahun. Lha emang, pengalaman kerja apa yang didapat dari tempat itu? Sungguh telah masuk ke jalan yang sesat para anak muda itu..haha.

Di setiap malam, setidaknya ada 6 anak muda yang “dugem” di rumah itu. Meledakkan sound system bekas bersuara cemprenk demi mengganggu warga di radius blok B. Sungguh ironis, komplain demi komplain dari pak rt setempat membuat kami semakin bersemangat untuk dugem! Semakin meledak- ledak pula musik kami! Ooo yeahh!! \m/(*o*)\m/

di siang hari, kerjaan yang cewek adalah jadi juru masak dan pemuas sang guru yang teraniaya. Sedang yang cowok menggoda wanita depan rumah(untuk maslah ini awalnya aku tak ikutan, karena di kelompok cerdas ini orang yang paling buta soal goda menggoda cewek adalah aku). Mereka memanggil – manggilnya dengan nama “ERIKA..!”. Itu sejenis nama samaran karena dengan memalukannya, para manusia cerdas ini tidak mengenal nama aslinya setelah hampir dua bulan sejak menyinggahi daerah kepuh nan indah permai itu.. Apa mereka tidak merasa maluuu??? Karena terkena dampaknya aku jadi ikut- ikutan beringas..

Dua bulan setengah.. Setelah Kami taubat dan sadar telah menjadi orang yang nampak sangat konyolll.. Hingga pada akhirnya 2 orang datang, masuk melengkapi komunitas cerdas ini.. Rangga dan Soni.. Kami lengkap jadi delapan

Rangga laksana turun dari langit… Sejak awal kedatangannya, dia bisa menggetarkan hati wanita depan rumah tanpa menggodanya.. Dia memang hebat soal gebet mengebret! Bahkan sejauh ini yang kutahu rekornya adalah punya 4 pacar bersamaan dan 4 orang pacar itu putus secara bersamaan.. Tapi menurut rumor yang beredar kini dia sudah taubat karena seorang wanita.. Apluusss buat wanita itu!!!

(bersambung dulu y..)

Advertisements